17.2.07

Untuk 18 Februari

Besok delapan belas februari...
Bagi orang lain itu hanya hari biasa tak ada yang istimewa, tapi bagiku, esok mengingatkan aku pada suatu waktu yang akibat dari tanggal itu dua tahun silam, masih terasa sampai sekarang. Aku gak mau ngungkapin bagaimana sebenarnya ceritanya, karena kalo mau nulis diblog ini, mungkin seminggu baru selesai. Tujuanku, paling tidak, jika blog ini tidak tergusur, aku masih akan mengingat cerita itu. Memang bukan seluruhnya cerita itu terasa membahagiakan bahkan banyak hal yang menyakitkan, tapi itulah pengalaman yang luar biasa buatku yang aku rasa hanya sedikit yang pernah mengalaminya.

Yang jelas dua tahun silam, ada seorang wanita yang sanggup meluluhlantakkan kejantananku [baca: perasaan lelaki], hingga aku banyak melakukan hal2 luar biasa yang belum pernah aku lakukan. Namun ternyata sayang seribu sayang, seluruh pengorbananku tak sepenuhnya mendapatkan balasan yang seperti yang aku harapkan. Meski disatu sisi aku bisa merasakan hal yang membahagiakan, tapi disisi lain keruwetan datang silih berganti.

Buat adindaku yang manis dimana saja, dengan semua kebaikan dan keburukanmu, aku akan tetap mengenangmu sampai kapanpun.
----->
Jika ada yang bersimpatik dan mau mendengar ceritaku, silakan datang ke tempatku sambil membawa makanan dan oleh2 secukupnya.

2 comments:

  1. baris terakhirnya bikin gondok ik.

    ReplyDelete
  2. Kan masih ada gw, Wann... :x :x :p

    ReplyDelete