15.3.07

Uhhh

Aku tak sempat berkata-kata...
yang pasti aku hanya merasakan
lembut bibirmu telah menyatu dengan bibirku;

ah, kenapa kau cium aku??

14.3.07

Ahhh...

Alangkah leganya hati
ketika mendengarmu telah kembali
meski tak ada lagi harap....
dihatiku.

-----------------------
Link to BADVEKTOR : http://www.badvektor.co.nr

11.3.07

Launching New Blog : Badvektor

Oops! Akhirnya aku bisa launching blog baru lagi. Blog ini khusus buat nampung uneg-uneg yang tertuang dalam bentuk gambar, beda dengan yang penamerah ini. Sesuai namanya badvektor, mungkin memang bad, tapi coba datang dan buktikan dulu. So, bagi yang minat silakan rajin berkunjung ya, insya Allah gambarnya akan selalu aku update.

Leotnya lebih simpel aja. Setiap satu postingan aku usahakan selalu menyertakan gambar yang aku buat sendiri [not download from internet]. bagi yang mau koleksi gambar, silakan di download aja, gratis dan akan dihukum.

Mungkin ada yang mikir, huh rakus banget, blog sampe dobel-dobel. Ya gpp kan mumpung gretongan, tar kalo dah bayar dan gak kuat bayarnya, wah para blogger mania pada minggat. Oke gak mau nglantur lagi, dah ngantuk nih....

8.3.07

Haaaghhhh....!

Tak seperti biasanya, tadi malam aku bisa lelap tertidur
meski tanpa mimpi;
yang jorok seperti malam kemaren, aku mimpi bercinta dengan tetangaku yang janda;
yang menyedihkan seperti malam kemarennya lagi,
aku mimpi kamu menusukku dengan sebilah belati, hingga berdarah
lalu setelahnya aku tak bisa memejamkan mata, sekejap pun
hanya ditemani secangkir kopi juga sepiring gorengan yang sudah agak basi
kemudian kulihat kamu menyeringai dari atas meja sana
dari dalam piguramu yang makin usang

Nyesel;
kenapa tak dari kemaren aku taruh fotomu di dalam laci
seperti malam ini; akhirnya aku bisa terlelap juga
tak ada mimpi buruk atau baik
tak ada juga mimpi tentangmu
tapi setidaknya besok siang aku tak terkantuk-kabtuk di meja kerja

i'am jelous: maybe....

1.3.07

Halah...

Aku dan Istri Tercinta
Foto : Aku dan Istriku...
--------------------------------------------------------------------------------
Aku masih belum bisa berkata apa-apa.
Mulutku diam seribu bahasa.
Tunggu.... tunggu sampai aku bangun kembali.
Merebut singgasana yang dulu engkau bawa pergi.


Note :
Maaf buat seseorang marah karena fotonya aku pasang kemaren tanpa permisi. Besok tak pasang yang lebih besar lagi ya.


[Song: I Stand by You]

19.2.07

Lomba Blog

Ada yang mau uang 10 juta rupiah gak??? Hemh mau donk apalagi yang merasa mata duitan.... Oke, kalian yang datang kesini pasti punya blog, ikut kontes aja. Rumah beasiswa sedang ngadain lomba website dan blog. Pendaftaran gratis....

Untuk informasinya, klik aja disini :



Segera daftar ya, aku doakan semoga kalian menang dan jangan lupa nraktir kita-kita.

Friend vs Friend



Punya musuh satu aja rasanya ngganjel dihati. Punya sahabat seribu masih saja terasa kurang. Tapi masalahnya, jika temen yang udah lama kita kenal bahkan sudah kita anggep saudara sendiri tiba-tiba melenceng jauh dari batas norma pergaulan, ya terasa menyakitkan juga.

Aku punya temen cowok yang sudah aku kenal empat tahun silam sampai sekarang. Dah seperti saudara, karena kita dulu mang pernah satu kos2an bahkan satu kamar [tapi bukan jeruk makan jeruk loh]. Makan bareng, tidurpun bareng. Uang pun satu dompet berdua, ibaratnya. Tapi entah apa yang terjadi, tanpa aku tahu penyebabnya, beberapa waktu ini dia jarang sekali muncul, padahal biasanya paling gak seminggu sekali dia mesti main ke tempatku atau kasih kabar2 apa kek lewat sms. Dan yang lebih mengagetkan, tiba-tiba aku mendengar berita buruk tentang aku yang tersebar ke temen2ku, yang kenyataannya gak seperti itu. Cerita yang kurang mengenakkanlah soal diriku. Selidik punya selidik, kabar itu ternyata datang dari temenku itu entah apa maksud dan tujuannya. bahkan sampai sekarang pun aku belum sempat untuk langsung ngomong ke dia dan memang belum bisa ngomong langsung ke dia taku nyinggung perasaanya. Biarlah dia yang ngomong sendiri aja suatu saat sambil aku introspeksi diri, mungkin aku ada salah sama dia.


So, ati-ati aja deh. Temen yang dah lama kita kenal dan sudah kita percaya belum tentu bisa dipercaya seterusnya. Jadi jangan terlalu percaya deh sama orang. Lebih baik berpikir dulu sebelum bertindak. Oke pren, makasih sudah mendengar keluh kesahku ini.....

17.2.07

Maaf ganti lagi [tapi tetep Penamerah]



Maaf buat para pecintaku :), karena belum genap seminggu aku dah ganti lay out baru. Bukannya bosenan dan gak setia seperti kata Carmen. Aku tetep setia kok dan masih pantes untuk selalu dirindukan. Memang perubahan yang drastis daripada sebelumnya, kalo kemaren merah, sekarang hijau. Lebih teduh kata Landy. Ya mudah2an bisa meneduhkan semuanya. Amien. Penamerah gak akan selalu terhimpit oleh warna merah, boleh kan sekali-kali beda, naga aja bisa menyemburkan es, gak cuma api aja. Tema kali ini adalah GREEN POWER, ya kekuatan dari sebuah warna hijau. Kata-kata yang muncul diatas, silakan diartikan sendiri, dah jelas kan.

Sedikit penjelasan tentang :
1. WARNA
Dominan hijau. Green Power. Evergreen. Meski namanya tetep penamerah. Hijau disini mewakili perasaan yang lembut, sejuk dan teduh seperti hatiku [//weks!], disana pula akan muncul keindahan, seperti mekarnya mawar dari balik rimbun daun menghijau.

2. IMAGE
Imajinasi yang aku tuangkan dalam goresan vektor yang mudah2an bisa mewakili tema Green Power. Didalam dominasi hijau muncul kuntum mawar yang wangi semerbak. Heemh... cantik!
Lainnnya masih bisa, masih narsis [jadi inget lagi sama Carmen bin Wicky yang narsis juga].

3. LAY OUT
Lay out masih sama kayak kemaren. Simple-simple aja yang penting tetep hidup. Hahaha.

:: Jika ada yang butuh bantuan bikin lay out silakan kontak saya 24 jam non stop. Gratis dengan catatan: cewek, cantik, single. Bagi yang cowok ada biaya khusus.
Sori kebanyakan becanda. Gratis kok buat cowok apa cewek. Paling banter biaya Koneksi aja. Hehehee.....

Untuk 18 Februari

Besok delapan belas februari...
Bagi orang lain itu hanya hari biasa tak ada yang istimewa, tapi bagiku, esok mengingatkan aku pada suatu waktu yang akibat dari tanggal itu dua tahun silam, masih terasa sampai sekarang. Aku gak mau ngungkapin bagaimana sebenarnya ceritanya, karena kalo mau nulis diblog ini, mungkin seminggu baru selesai. Tujuanku, paling tidak, jika blog ini tidak tergusur, aku masih akan mengingat cerita itu. Memang bukan seluruhnya cerita itu terasa membahagiakan bahkan banyak hal yang menyakitkan, tapi itulah pengalaman yang luar biasa buatku yang aku rasa hanya sedikit yang pernah mengalaminya.

Yang jelas dua tahun silam, ada seorang wanita yang sanggup meluluhlantakkan kejantananku [baca: perasaan lelaki], hingga aku banyak melakukan hal2 luar biasa yang belum pernah aku lakukan. Namun ternyata sayang seribu sayang, seluruh pengorbananku tak sepenuhnya mendapatkan balasan yang seperti yang aku harapkan. Meski disatu sisi aku bisa merasakan hal yang membahagiakan, tapi disisi lain keruwetan datang silih berganti.

Buat adindaku yang manis dimana saja, dengan semua kebaikan dan keburukanmu, aku akan tetap mengenangmu sampai kapanpun.
----->
Jika ada yang bersimpatik dan mau mendengar ceritaku, silakan datang ke tempatku sambil membawa makanan dan oleh2 secukupnya.

14.2.07

Yang baru.....



Memperingati hari valentine [weks!] ato dibaca aja Pak Lentin istrinya Bu Lentin, berubah juga wajah blogku ini. Ya biar gak dibilang narsis [meski masih nyisain sedikit tempat buat nampang]. Hehehe. Soal performance yang sekarang silakan dinilai sendiri, bagus dan tidaknya. Tapi koor dibelakang sana dah pada bilang jelek. Wuuuuih! Gak papa lah terserah, EGP!


Sedikit penjelasan tentang :

1. WARNA

Cenderung dominan merah, sesuai dengan brand-nya PENAMERAH. Background M:20%. Merah 100% bisa ditangkap pada sisi paling atas. Mudah2an lebih berani.


2. IMAGE

Ketika blog terbuka, akan langsung tampak sepasang mata membelalak lebar, mengawasi siapapun yang kebetulan membuka blog ini. So, jangan berbuat yang aneh2 ya. Kenapa pilih mata? Kok tidak hidung, alis, bibir, jenggot, leher dsb? Mata adalah indera yang sangat2 vital bagi manusia. Tanpa mata, mungkin ga akan ada blog ini. Juga gak akan ada matahari, mata air, dagadu, telur mata sapi dll. Yang jelas, aku berharap meski hanya lewat blog yang kecil ini, kita bisa lebih membuka mata, baik mata asli maupun mata hati. Lebih realistis menghadapi kenyataan serta lebih mawas diri menghadapi segala perubahan.


3. LAY OUT

Lay out masih biasa, standar blogger, cuman antara top image sama isi gak tak kasih batasan apa-apa, biar lebih nyatu aja. Dan begron pun sekarang polos, biar lebih enak yang baca. Aplikasi gratisan mang gak begitu suka. Selain jadi nambah sumpek, jadi makin berat aja.


Oke deh, jika ada kritik dan saran, sampekan aja jangan dipendem. Kalo lebih bagus pasti tar direalisasikan. Dah ah, gak mau pusing lagi. Valentine juga sepi seperti biasa aja. Dah ya...

----------------------------------------
[lagu masih 'my valentine']
biar lebih semangat dihari valentine. YESSS!!

5.2.07

Valentine. Ughhh!!



Hegh... Valentine apaan tuh?? Maaf mendahului ngulik 'bout valentine. Tapi memang aku ga pernah merasakan keistimewaan valentine, meskipun ada lagunya yang mendayu-dayu "my valentine...". Ugghh! Membayangkan sebentar lagi ada perayaaan valentine yang katanya hari kasih sayang, akupun gak tau mo melakukan apa, karena memang aku gak akan merayakannya kali. Terus-terang, selama umurku ini aku gak pernah merayakan dengan seseorang yang special, ya seperti tradisi para remaja kebanyakan. Karena pas hari valentine, eh pas ngejomblo lagi [kacian deh lu].

Tau ah.... sori lagi males nulis. Terserah deh yang mo ngerayain, aku ngikut bahagia aja. Ato kalo ada yang mau jadi valentine-ku?? Hahaaha.... ga akh. Ntar dikiran aku ngobral diri. Hehehe. Boleh murah asal jangan murahan.... Ya gak??!
-------------------------------------------------------------


Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah
Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di
Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.
Sebuah
kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius.

Di
Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, namun jarang kepada teman pria lainnya. Kecuali kedua-duanya adalah kaum homoseksual.
[Taken from : www.wikipedia.org]

------------------------------------------------------------------------
[song//myvalentine]
[image//www.vnn.com]

4.2.07

Mata Keranjang

Barusan chatting [make nick : mbah_kromo] ketemu sama someone yang lagi berantem ma pacarnya, gara-gara pacarnya mata keranjang [katanya]. Mang mata keranjang itu definisinya gimana sih, jangan2 aku masuk didalamya...?

Berikut cuplikannya:

mbah_kromo>boleh gabung ga?
maya_cute>ya..blh bngt
mbah_kromo>kayaknya lg masuk ya?
mbah_kromo>dari mana aja>
maya_cute>lg masuk gmn??td brantm ma pcr ak....
mbah_kromo>ooow
mbah_kromo>malem mggu kok beramtem
mbah_kromo>napa?
maya_cute>dia ch mta kerjang di ultah tmn ak td..
maya_cute>cmua cow gt ya??
mbah_kromo>mata keranjang gimana? jangan asal vonis dunk
maya_cute>iya...emang ko ......cow ak kyk gt tp
maya_cute>maaf
maya_cute>ya..
maya_cute>ak gk
maya_cute>maksud
maya_cute>nyngung kmu
mbah_kromo>y ggp sih
mbah_kromo>wajah cemburu
mbah_kromo>tp klo cm flirt dikit gpp kan
mbah_kromo>namanya jg manusia
mbah_kromo>dan itu bukannya ga suka lg ma kamu
maya_cute>mas2 tu da sering dan tdi batas kesabaran ak hbs
maya_cute>ak lbh baik nyari yg lbh baik dari dia
maya_cute>kan masi bnk
mbah_kromo>ya klo mang ga cocok gmn lagi
mbah_kromo>hubungan itu dibangun atas rasa saling percaya, klo ga ada lagi mo gmn
maya_cute> ya...........putus aj
mbah_kromo>mang udah berapa lama kalian pacaran?
maya_cute>1 thn
mbah_kromo>hemh
mbah_kromo>emang mata keranjangnya gmn? kok sampe kamu segitunya?
maya_cute>ya...gk sa ingkit dh...gw males
mbah_kromo>oke deh

3.2.07

Cemburu??! Hahahaa!!!



#1
benarkah aku telah mematahkan hatimu
hanya karena aku membuatmu menunggu semalam suntuk
sungguh, bukannya lupa jika malam itu aku harus menjemputmu
bukan pula aku tega membuatmu tersedu
tapi kekasihku sebelummu tiba-tiba mencariku
bersama tangisnya yang nyaris tak berhenti
lalu aku musti mendengarkan ceritanya hingga tengah malam
ya, kekasihnya setelahku membuatnya terluka hati

maaf, jika cemburu melanda hatimu

#2
berdarah, mungkin
terluka, ya
lebam hati terantuk angkuh hatimu
tersisih disudut egoismu
meradang perih teriris-iris

pergimu tanpa kata
tapi sosok lelaki disisi bahumu
memerahkan mataku

lalu aku mati sendiri
ditikam cemburuku

#3
kita;
siapa kita?
kita adalah jasadku dan jasadmu
kita adalah ruhmu dan ruhku
kita adalah perasaanku dan perasaanmu
kita adalah cintaku dan cintamu

lalu ketika ada dia diantara kita
jadi apakah kita?
tetapkah kita seperti kita?

#4
kamu pernah bilang,
cemburu itu tanda perasaan cinta;
benarkah?
:Bullshit!

dan apakah ini cintamu
ketika aku harus tak berangkat kerja
karena kamu melarangku bertemu teman sekantorku
yang aku akui, memang lebih cantik darimu
:Damn!

#5
Nok,
aku rindu kamu tiba-tiba

bolehkah aku kembali
jika cemburu ini tak lagi menguasaiku??

----------------------------
31 Januari 2007
----------------------------
[song//creed:onelastbreath]


[Jangan menghubungkan kelima tulisan ini menjadi satu alur cerita,
karena meski secara kasat mata tulisan ini berurutan,
tetapi tiap paragraf mempunyai sisi cerita yang berbeda,
hanya kebetulan mempunyai satu tema yang sama]

31.1.07

DIA YANG RINDU



#1
denting gitarmu terasa angkuh malam ini
kaku; lalu nada-nadanya melenting jauh ke pucuk sunyi
meninggalkan sumbang lagumu
yang kosong tiba-tiba; tak ada suara
hanya desahmu sekali-kali, menggumam lirih
"Ah, kemana pergimu mencampakkan rinduku?"

#2
kau datang lalu melambaikan tangan
tapi senyumnya hilang ditelan kebisingan
riuh resah rindu tak terjamah
menjadi kelabu, mendung dan hujan mencurah
dari sudut matamu yang basah

katamu memang pernah
suatu kali pelukannya melekat pada bidang dadamu
melantunkan tembang cinta nan indah
seperti apa?
"Ah, apakah aku musti melukiskannya dengan kata-kata?"

#3
"Dia pasti kembali untukku", kilahmu
apa mungkin?
sedang jejaknya pun tak ada
apalagi kata pamit sembari menyentuh ujung jarimu
meyakinkanmu
:meski hanya sekedar hiburan yang tak lucu

ada apa?
apakah kerling matanya sudah menjadi ruh dalam tubuhmu
hingga kau tak mampu menceraikannya?
sudahlah, hentikan menghibur dirimu sendiri
"Ah, aku yakin dia kan datang kembali lagi"

#4
rindumu makin usang kini
tercampak pada sudut ruang tempatmu onani puisi
berbaris kata setiap hari kau tumpahkan untuknya
ya, meski hanya bayangan yang sempat kau cumbu

"Aku bahagia dengan keadaan ini...", katamu nyaris tak terdengar
kau menghibur siapa?
dirimu sendiri, teman dekatmu, langit kamarmu atau bintang diujung harapanmu?
sedang matamu makin hari makin cekung
menciptakan lingkaran hitam dan menutupi pijarnya yang dulu indah

rindumu tak berbentuk lagi
birahimu hanya membentur kertas-kertas bisu
sedang penamu sudah tumpul setahun yang lalu

#5
seperti kemarin;
hari ini pun sama
senyap
resah
penat
gelap
pucat
luka

dan diujung tempat tidur
tubuhmu meringkuk;
menggigil pada temperatur janggal yang kau ciptakan sendiri
entah sampai kapan

#6
kau yang rindu... itu aku!

[Semarang, 30 Januari 2007]

[Song//Evanescene:myImmortal]
[Image//penamerah]

26.1.07

Kembali



seputih cintaku ini
kini hanya milik-Mu, Tuhan
setelah betapa lelahnya aku
menyabungnya dari hati ke hati
tanpa ada yang pernah bisa
.....menyamai cinta-Mu

___________________
Song [Heaven - Bryan Adams]
Image [www.geocities.com/acr41st]

22.1.07

Kebimbangan



#1
resahku sebenarnya,
adalah kekalutan hati
saat saksikanmu berserak dengan tangis
hingar bingar perasaan
jadi mencekam
dipenggal getir rasa
bimbang tak bisa disela
apakah ada keyakinan
pada hadirku
sedangkan ada luka menganga
disekujur tubuh dan jiwaku
#2
legam,
nurani mendadak kelam
kaku,
bercampur air mata beku
tergores sepi yang diam
menelusuri sayu wajah malam
lalu turun ke bukit-bukit
yang dipenuhi batu nisan

#3
selepasku tanyakan kebimbangan,
ada yang terjawab
meski hanya separuh kata
tak bisa dimakna
ragumu perih
seperti raguku
hatimu sakit
seperti hatiku
tapi kita tinggal menunggu takdir
dijemput kematian

#4
cinta pernah berkata,
“sudah aku anugerahkan sesuatu yang indah
agar kalian hidup dalam kehidupan”

kini cinta berkata,
“terpaksa aku alirkan darah
karena kalian tak searah”

;lalu kita menagis tanpa air mata

#5
dan,
ketika rindu ini usang
aku tuliskan kata dilipatan hati
:ragu!!

#6
waktu kusadar dari laraku
kau tlah jauh berlari
meninggalkanku
dalam sendiri
____________________
Song [ Once - Dealova]
Image [Penamerah]

Lelaku Urip lan Mati



lirih kidung asmaradana iki pertandha trapsilaning gati
reruntutaning pangayubagya marang panganti-anti
manah sing tansah bebungah
puspa sing tansah angrumbaka
sajroning pahit getir rerasa pangupajiwa
lelikuning urip lan reroncening carita mayapada

iki lho uripmu...
wiwit purwa nalika sliramu ambuka guwa garba
ngancik madya nalika sliramu gumlethak ing alam donya
kapungkas wasana nalika sliramu bali marang sing kuwasa

aja gumedhe. aja dumeh
anganggep werna-wernaning uripmu amung remeh
lan sanalika polahing jalma tansah nyleneh

lirih kidung asmaradana iki minangka panyandra
marang lelaku uripmu
eling lan tansah waspada iku sing paling utama
ojo lali, sesuk sliramu bakal bali marang Pangeran-Mu


Semarang, 22 Januari 2006

19.1.07

Pertarungan

aku, Sri Rama...
yang kini tak hidup di bekunya dunia wayang
berdiri diatas gedebog pisang ditemani sesama jasad kulit hewan
tepekur terkantuk-kantuk memaknai lengkingan pesinden
diiringi gending bertalu-talu memecah keheningan malam

kini aku hidup sebenarnya didunia nyata
tak melulu putih seperti bentangan kain semalam suntuk itu
ada merah darah, ada hijau dedaunan, ada kuning emas diufuk senja

hanya saja kisah hidupku masih sama
berjuang setitik mati mengejar Dewi Sinta yang diculik Rahwana
sendiri - tak ada Hanoman digaris depan

telah kulalui pertarungan yang panjang
bergelut menerjang Rahwana sampai titik darah penghabisan
memporak-porandakan Ngalengkadiraja yang megah
melempar panah - membabat setajam pedang
lalu - aku tersungkur jatuh berimbah darah
terkapar mendekap dada penuh syair cinta kepada Dewi Sinta

aku kalah...
aku tak sanggup membawamu kembali, Dewi Sinta
biarlah jika aku harus mati disini - diinjak-unjak Rahwana
asal kau tahu aku adalah seorang ksatria
dan cinta dalam dada ini tak akan pernah mati
meskipun darahku habis menumpah ke bumi

Semarang, 19 Januari 2007

Kepada : Ade [my beloved]
- akankah aku mati dan membiarkanmu dibawa Rahwana??

18.1.07

Aku Sebenarnya Ingin Menunggu


sehebat apakah dirimu, sayang
nyaris menggeleparkanku dilancip ujung netramu
tercambuk beribu-ribu kalipun
ruh kecil ini tak sempat mengacuhkanmu
apalagi menguburmu dilautan mandalika yang bergolak

sekuat apakah dirimu, sayang
tanganku tak mampu berontak lepaskan cengkeramanmu
jiwaku tersalib pada tonggak-tonggak cahayamu
yang hampir berkali-kali membunuhku
menelanjangiku bahkan menyeretku ke perbukitan sepi

sungguh,
sebenarnya aku ingin berlari jauh, jauh sekali
ke dimensi lain yang tak bisa memantulkan bias bayangmu
tapi kenapa kaki ini kelu
berlari ditempat menekuri bayang-bayang hitammu

doa-doa malamkupun seakan mengabur bersama angin
ya, aku hanya meminta kepastian
entah menyakitkan atau menyenangkan
entah kebersamaan atau kehilangan
entah senyuman atau duka lara

tapi lihat...
wajahmu tak ada ekspresi, bibirmu pucat
dan kau biarkan aku berdiri terkatung diperbatasan
menunggu apa?

akupun tak tahu....

15 Jan 2006 - apakah aku telah dikalahkan cinta???

17.1.07

Pacarku Super Sibuk (Sama Pacar Barunya)

Ting Tung Ting Teww!!
Kuhentikan tanganku memutar-mutar bulatan mouse. Kuraih hapeku yang tergeletak pasrah didekat tumpukan kertas kerjaku. Ada pesan masuk (bunyinya aneh ya, hihihi. Susah mo nulis bunyinya). Dea. Aku melihat sekilas pesan yang dikirimkannya – Sayang, aku mnta maaf, siang nnti gak jd lunch bareng. Aku ada meeting dengan customer. Bsk ya psti aku usahain. Cup ah - . Aku letakkan hapeku. Huh biasa, pembatalan sepihak. Kadang susah juga ya punya pacar sibuk. Saat kita mo ketemu, dia gak bisa. Gantian dia bisa, kita yang gak bisa. Kemarin memang aku dah janjian sama Dea, siang nanti mo makan bareng, tapi kalo dah begini ya terpaksa makan sendirian (gak papalah itung itung pengiritan, Hehehe)[pengiritan apa pelit Mas?].

“Lom berangkat kerja Van?” Suara Abim, tetangga kamar kos, mengagetkanku. Aku menoleh. Kulihat dia dah rapi mau berangkat kerja.
“Belum. Nih masih nyelesein kerjaan. Hari ini mesti diproof ke klien so harus rampung segera.”
“Aku duluan ya.”
“Yup.”

Aku melirik jam di dinding. Jam delapan lima belas menit. Bussyet! Cepet bener nih waktu berjalan. Jam sepuluh layout majalah ni kudu kelar, kalo gak aku bisa pingsan kena semprot Pak Budi, si pemred yang galaknya minta maaf itu. Tanpa mempedulikan yang lain segera ku konsentrasikan mataku, pikiranku dan hatiku pada layar monitor didepanku. Aku kencengin suara musik, teman setiaku bekerja. Persetan sama ibu kos yang kebisingan.

Ting Tung Ting Teww!! (Masih susah nulis bunyinya nih…)
Siapa lagi nih, ganggu orang kerja aja. Ahh, Dea lagi, ngapain lagi tuh anak. – Yang, besok lusa kan kamu ulang tahun, kamu mo minta hadiah apa? – Aku tekan reply lalu kutulis pesan singkat padat berisi, - Tersrh kamu aja, yang penting bukan bom – Gini nih susahnya punya cewek yang sibuk tapi sangat perhatian. Memang sih kadang Dea tuh bawelnya minta ampun, apalagi kalo dah datang ke kos dan melihat betapa berantakan kamarku, ocehannya gak berhenti seharian. Tapi perhatiannya itu lho, belum ada yang ngalahin. Satu tahun aku sudah menjalin hubungan sama Dea, dan selama itu pula aku merasa enjoy dan lebih bersemangat menjalani hidup ini. Wuihh! Meskipun ada satu hal yang kadang bikin jengkel. Saat dia lagi sibuk kerja, sebagai seorang manajer sebuah klinik kecantikan (wuih sudah pasti orangnya cantik nih?! So pasti), aku akan dibiarin meraung-raung sendiri. Paling banter kirim sms. Tapi toh itu buat masa depan kita berdua juga. Ya gak coy?! Alahh ngelantur, mo kerja lagi nih, jangan mancing-mancing pembicaraan.

Akhirnya jam setengah sepuluh kerjaan selesai juga. Aku sambar handuk dan melesat ke kamar mandi. Lima menit kemudian (gak perlu lama-lama yang penting kan sudah berstatus mandi. Hehehe) aku keluar dari kamar mandi. Ganti baju, gak lupa nyemprot minyak wangi, kemudian aku sambar tas, sejurus kemudian aku tancap gas meluncur ke kantornya pak Budi sebelum hapeku bunyi terus menerus.

Jam setengah dua belas aku keluar dari kantornya Pak Budi. Aku inget ada yang mau aku beli hari ini. Tinta printerku habis, so aku musti refill hari ini, kalo gak nanti sore gak bisa ngeprint tugasku yang udah numpuk dirumah. Aku meluncur menuju Matahari Simpang Lima, tepatnya di computer center. Tepat jam dua belas aku sampai di Matahari. Wah, pas jam makan siang nih, pantesan nih perut udah pada ngejazz. Kupercepat langkahku menuju foodcourt. Kerja boleh kerja, tapi makan paling utama. Suasana di food court rame bener, pas jam makan siang sih. Mo makan apa ya? Aku mengitari counter mencari makanan yang sesuai selera. Sekonyong-konyong mataku terbelalak ketika aku melintas didepan Ayam Bakar Pak Dul. Refleks aku tersurut mundur agar lebih tersembunyi. Dengan mata kepalaku ini, di meja nomor sembilan, aku melihat Dea sedang duduk disana bersama seorang pria. Kelihatnnya mesra banget. Hah!!! Gak salah tuh?! Aku kucek mataku. Itu kan Abim, temen kosku. Ya bener, itu Abim. Ngapain dia disana bersama Dea? Wah ada yang gak beres nih. Aku konsentrasikan pandanganku kearah mereka. Gila, pake suap-suapan segala. Jadi selama ini ada musuh dalam selimut rupanya.

Aku rogoh hapeku, lalu aku pencet nomornya Dea. Aku melihat dia mengambil hape ditasnya.
“Halo sayang.” Terdengar suara Dea diseberang.
“Dik kamu dimana?” Tanyaku pura-pura gak tahu. Aku mau tahu dia jujur gak.
“Kan aku dah bilang, siang ini aku ketemu klien, jadi aku gak bisa nemenin kamu makan. Kamu dan makan belum? Makan dulu gih tar sakit loh.” Dea masih sok perhatian juga nih. Gila!
“Udah kok tenang aja. Kamu sendiri?”
“Ya, tar lagi juga makan kok. Dah ya, aku lagi sibuk nih.”
“Oke. Dahh.”
Busyet nih, aku dikadalin sama orang-orang yang aku percaya selama ini. Abim yang sudah aku anggap saudara sendiri ternyata tega menusuk dari belakang. Aku harus membuat perhitungan. Aku gak mau dipermainkan seperti ini.

Dengan berjingkat aku mendekati tempat mereka berdua duduk. Tanpa mereka sadari aku sudah berdiri didekat meja mereka.
“Ehm ehm.” Aku berdehem memancing perhatian mereka.
Dan benar mereka berdua melihat kearahku. Gak usah ditanya lagi apa yang terjadi. Mulut mereka ternganga. Mungkin tak menyangka aku akan berada disitu.
“Ehm, jadi ini customer kamu. Ya hebat, hebat banget.”
“Yang, aku… aku….” Dea tergagap gagap tak bisa bicara.
“Udah gak usah bicara apa-apa. Yang aku lihat ini sudah lebih dari penjelasan kamu kok.”
“Dengerin dulu Van, ini tak seperti yang kamu lihat, aku bisa jelasin semuaya…” Abim berusaha ngasih penjelasan lagi. Dasar gak tahu diri.
“Abim. Kamu diem aja. Aku gak mau denger suara kamu yang sok manis itu. Kamu gak mau kan merasakan ini…” Aku perlihatkan kepalan tanganku ke muka Abim.
“Yang… beri kesempatan aku ngejelasin.”
“Sudahlah. Kalian terusin aja bersenang-senang. Aku gak akan ganggu kok.”

Aku berlalu dari hadapan mereka. Tapi tidak lupa meninggalkan kenangan buat mereka. Aku tumpahin es jeruk ke muka Dea dan jus tomat ke muka Abim. Huh!! Dah ah gak jadi makan, aku mending pulang aja. Nangis. Hik hik hik.


Ya, kejadian itu sih sudah terjadi setahun yang lalu, tapi kadang aku sering teringat kembali. Jengkel, marah, benci bercampur jadi satu. Ternyata orang kita anggap baik dan kita percaya, tak selamanya menyenangkan buat kita. Ati-ati aja deh.

Semarang, 17 Januari 2007